Anniversary Setahun Pojok Rimba Ananda
Ditulis oleh Small Fingers di/pada April 25, 2009
Sebuah Kilas Balik …………… Oleh : Aulia J Samad, SE
Perjalanan waktu yang terasa singkat dan belumlah apa-apa jika dibandingkan wadah komunitas yang serupa dengan kami seperti senior kami Mas Dik Doank, Bang Lendo dan Bapak H. Nana Suparna yang berkiprah terhadap dunia pengembangan anak, terasa jauh lebih siap dan tertata secara manajemen dan dukungan pendanaan.
Berangkat dari sebuah keprihatinan dan kegalauan hati melihat begitu banyak anak-anak dari keluarga ekonomi kurang mampu yang berkeliaran disekitar tempat tinggal kami, Dusun Bencah Limbat Pandau Jaya Kampar Riau yang notabene merupakan daerah petro dollar yang ikut memberikan konstribusi besar bagi Negara ini, namun kemerdekaan belum terasa bagi ratusan anak dari jajahan Kebodohan dan Kemiskinan.
Kalau tidak sekarang kapan lagi? Akankah kita biarkan jumlah anak yang terjajah dari dua belenggu nasib ini bertambah dan semakin berkurang muncul pemimpin negeri yang handal di berbagai bidang dari didikan kampus alam terkembang jadi guru? Kita tahu, negeri ini tegak dan berkembang seperti sekarang ini adalah jerih payah mereka pemimpin kita yang berasal dari kampus alam bumi merah putih nan indah permai, mayoritas terlahir dari keluarga sederhana, belajar di tengah alam bebas, mengaji/belajar agama di surau yang sederhana, namun banyak karya-karya besar mereka dapat membesarkan bangsa ini. Mewarisi perjuangan para pendahulu kita adalah kewajiban kita sebagai umat beragama dan warga Negara.
Kami sadar, bahwa kami bukan orang yang punya uang berlebih untuk mewujudkan satu wahana pendidikan alam yang terintegrasi dan fasilitas yang memadai, sampai detik ini masih menjadi cibiran dan cemooh segelintir orang yang meragukan kemampuan kami untuk berjuang dan berbuat bagi masyarakat di dusun yang kami cintai, namun tidak mematahkan semangat kami. Dengan bekal Ilmu dan pengalaman yang ada, dan yang teramat penting, berbekal spirit berjuang sampai maksimal dan tawakal Kepada ALLAH beking kami Penguasa Bumi dan langit ini, kami masih tetap eksis dan memberikan yang terbaik kepada anak-anak didik kami seperti layaknya anak kandung yang harus kami besarkan dan antarkan untuk mencapai cita-cita mereka setinggi langit, beriman, berilmu,beramal dan berakhlak mulia serta menjadi insan yang banyak memberi daripada menerima yang merupakan bekal dari guru-guru kami dan secara aplikasi setahun ini sudah mulai kami ajarkan kepada anak didik yang berada pada wadah komunitas kami Taman PendidikanAlam Arrahman.
Kurun waktu setahun belumlah apa-apa yang dapat kami berikan bagi tegaknya merah putih, masih banyak PR-PR kami yang belum rampung terutama dalam pembebasan lahan dan pembangunan ruang-ruang penting yang menjadi pilar pendidikan kami: Surau Permanen, Pondok Multimedia, Pondok Bacaan, dan kebun Futsal/outbond area untuk merdekannya anak-anak didik kami dari Buta Agama untuk berbagi kasih kepada sesama , Buta Komputer, Buta Ilmu Pengetahuan dan Buta kreatifitas karena kesehatan mereka yang rapuh merupakan bagian dari jajahan kebodohan dan kemiskinan bangsa ini.
Terima kasih dan doa yang tulus dari kami kepada Ibu Sri Rahma yang telah mewakafkan tanahnya seluas 200 M2, Bapak Jefdison dari PT Inti Bara Nusalima atas dukungan Finansialnya, Kakanda Elfian Masri dan Keluarga Besar Bumi Prima tempat kami berkiprah mencari nafkah atas dukungan moril dan materil, Bapak Ir H.Nana Suparna dari PT Alas Kusuma selaku donatur dan inspirator kami SDIT Arridho Cakung Jakarta, Bang Dik Doang dari Kandang Jurang Doank yang telah banyak memberikan dukungan moril, Saudaraku Anies Fahmi dan Agus Rahaja Alumni Usakti lainya yang telah memberikan dukungan moril materil, Ananda Arga Nurlaela yang telah menjaga tetap eksisnya TPA Arrahman di dunia maya, Bang Andi Zulfiandi, Adinda Firdaus, Erwin Tanjung, Hareva, Opung Regar, Pak Ramdan, Mas Zaini dan Bapak Nursal Hakim selaku relawan TPA Arrahman yang tak kenal lelah telah berjuang untuk eksisnya TPA Arrahman serta Masyarakat Dusun Bencah Limbat dan pihak-pihak terkait lainya tidak dapat kami sebutkan satu persatu demi Tegaknya Selamatkan Anak Selamatkan Bangsa. Dirgahayu HUT Ke- 1 TPA Arrahman 9 April 2008- 9 April 2009.
Setiap warga Negara berhak dan wajib mendapatkan Pendidikan dan Pengajaran yang layak dari Negara. Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara. UUD RI 1945




Syahril sani Saragih berkata
Saya adalah salah satu karyawan rendahan di PT.INTI BARA NUSALIMA,yng dipmpin oleh Bpk.Yefdison.Teris terang saya sangat bangga dengan apa yang telah dilakukan oleh pimppinan saya yng terhormat ini.Dan sebagai hamba ALLAH,saya hanya dapat memberikan dukungan moril serta doa kepada seluruh pihak yang berhati mulia di dalam membangun TPA Arrahman ini.
Sungguh sebuah kegiatan yang sangat Mulia.Semoga ALLAH Swt
membalas semua apa yang telah saudara2 lakukan,Amin.