Arsip untuk November, 2008
Cover Proposal Kami
Ditulis oleh Small Fingers di/pada November 19, 2008
Ditulis dalam Gelari Photo | Leave a Comment »
Pojok Rimba TPA Arrahman
Ditulis oleh Small Fingers di/pada November 19, 2008
Ditulis dalam Gelari Photo | Leave a Comment »
Bayi 17 Bulan Tewas Akibat Siksaan..Ya Allah
Ditulis oleh Small Fingers di/pada November 13, 2008
London (ANTARA News) – Perdana Menteri Inggris Gordon Brown menyatakan kegusarannya, Rabu, atas penyiksaan keji pada seorang bayi lelaki dan kegagalan pihak berwenang memergoki aksi brutal tersebut, saat kasus ini meluas menjadi pertikaian politik.
Bayi itu, yang hanya diidentifikasi sebagai Bayi P, berusia 17 bulan ketika tewas di atas pelbet berlumuran darah pada Agustus tahun lalu, setelah menghabiskan sebagian besar hidupnya digunakan sebagai sansak (bantalan untuk latihan bertinju).
Para pekerja sosial, polisi dan pakar kesehatan gagal menyelamatkan jiwanya, kendatipun terjadi 60 kunjungan dari mereka dalam delapan bulan, dimana selama itu ia mengalami lebih dari 50 luka.
“Saya berbicara kepada seluruh negeri bahwa semua orang bukan hanya terkejut dan sedih, namun merasa ngeri dan marah,” kata Brown dalam perdebatan dengan pemimpin oposisi David Cameron dalam sidang dengar pendapat parlemen mingguan.
“Tragedi ini muncul karena aksi kekerasan dan penyiksaan terhadap anak-anak, dimana tiga orang telah dinyatakan bersalah, memunculkan pertanyaan serius yang harus kita tangani.”
Pengkajian kembali atas pelayanan perlindungan anak telah diperintahkan di seluruh Inggris.
Dua hari sebelum Bayi P menghembuskan nafasnya yang terakhir, dokter tak mampu mendiagnosa kalau punggungnya patah, delapan tulang iganya retak dan ia menderita
Bayi malang itu telah dipukul begitu keras sehingga giginya tanggal dan tertelan. Pukulan ini, yang menyebabkan luka di leher sehingga ia sukar bernafas, kemungkinan pukulan fatal, kata pejabat pengadilan.
Luka-luka yang diderita Bayi P antara lain kuping robek, ujung kuku dan ujung jarinya hilang dan bibirnya sobek.
Bebas dari tuduhan pembunuhan
Pasangan ibu si bayi yang berusia 32 tahun dinyatakan bersalah, Selasa, telah menyebabkan tewasnya seorang anak kecil.
Pria itu, yang menyimpan pisau dan memorabilia Nazi, dilukiskan di pengadilan sebagai manusia sadis dan tertarik pada hal-hal yang menyebabkan rasa sakit.
Demi alasan hukum, namanya tak boleh disebutkan.
Ia terbebas dari tuduhan pembunuhan, sehubungan para juri tak sepakat mengenai siapa yang menyebabkan semua luka itu.
Ibu si bayi yang berusia 27 tahun dan tak bisa disebutkan namanya serta digambarkan sebagai orang yang sembrono dan berusaha menutup-nutupi penyiksaan tersebut, mengaku bersalah telah menyebabkan atau membiarkan anaknya tersiksa dan menemui ajalnya. (*)
Ditulis dalam Berita | Leave a Comment »
Ciri-ciri Si Kecil Jadi Korban Kekerasan
Ditulis oleh Small Fingers di/pada November 13, 2008
Bukan perkara gampang mendeteksi kekerasan pada anak. Namun dengan kejelian dan komunikasi terbuka, orang tua dengan mudah dapat melakukannya.
Kekerasan pada anak, menurut psikolog dari LPT UI (Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia), Muhammad Rizal, Psi, dapat dibedakan menjadi dua macam, yakni kekerasan fisik (KF) dan kekerasan non-fisik (KNF). Kekerasan Fisik adalah tindakan yang bertujuan melukai, menyiksa menganiaya, atau memperlakukan anak secara kasar. Tindakan tersebut bisa dilakukan menggunakan anggota tubuh seperti tangan dan kaki, atau lewat bantuan alat-alat lain.
Menurut Ical, salah satu cara termudah untuk mendeteksi ada tidaknya kekerasan pada anak adalah dengan memonitor perilaku dan sikapnya. Cara ini sangat efektif mengingat kemampuan berkomunikasi anak batita sangat terbatas. Batita awal, contohnya, manalah bisa diharapkan mampu menuturkan kejadian buruk yang dialaminya dengan lancar, jelas, dan lengkap. Jadi, nyaris merupakan kesia-siaan bila orang tua ngotot mengorek pengalaman kekerasan yang dialami si anak batita. Terlebih bila benar anak menerima ancaman dari si pelaku.
Berikut beberapa tanda yang menurut Ical bisa dijadikan acuan bagi orang tua saat berusaha mendeteksi kekerasan pada anak:
* Agresif
Sikap agresif biasanya ditujukan anak kepada pelaku tindak kekerasan. Sikap agresif ini umumnya akan ditunjukkan saat anak merasa ada orang yang bisa melindungi dirinya. Saat ayah/ibu ada di rumah, anak langsung memukul atau melakukan tindakan agresif terhadap si pengasuh. Namun orang tua perlu hati-hati karena tidak semua sikap ini menunjukkan bahwa anak telah mengalami tindak kekerasan. Anak yang sedang dalam masa agresif, bisa saja ingin menunjukkan kepada orang tuanya mengenai sikap agresifnya.
* Cengeng
Cengeng atau rewel umumnya dilakukan saat anak kehilangan figur yang bisa melindunginya. Dalam situasi seperti itu anak merasa tidak aman. Contohnya, begitu ditinggal bekerja ibu-bapaknya, anak korban kekerasan akan selalu menangis meraung-raung. Lagi-lagi ciri ini juga tidaklah mutlak. Boleh jadi anak cengeng karena memang amat lengket dengan orang tuanya. Ia tidak ingin kehilangan atau jauh dari figur terdekatnya. Orang tua perlu mencek faktor-faktor lain untuk membuktikan ada tidaknya faktor kekerasan pada anak.
* Bersedih dan Depresi
Tindak kekerasan bisa membuat anak terpuruk pada kondisi depresi. Hal ini bisa dilihat dari sikap anak yang berubah drastis, semisal anak jadi memiliki gangguan tidur dan makan, tak jarang disertai penurunan berat badan secara mencolok dan menarik diri dari lingkungan yang menjadi sumber trauma. Sikapnya berubah menjadi pendiam serta anak terlihat kurang ekspresif.
Gali Informasi
Memang tidak semua ciri yang disebutkan di atas pasti merupakan akibat kekerasan yang dialami anak oleh orang terdekatnya. Untuk membuktikannya, orang tua perlu menggali informasi lebih dalam dari si anak dan pengasuh. Tanyakan kepada si anak terlebih dahulu, “Kok tangan kamu bengkak, Dek?”
Agar anak bisa menjawab dengan tenang, orang tua harus bisa mengupayakan tempat yang nyaman seperti di kamar tidur atau di luar rumah. Dalam kondisi demikian, anak biasanya akan menjawab pertanyaan itu dengan santai dan jujur. Meski mungkin anak akan memberikan jawaban dengan sedikit kata dan banyak isyarat tubuh tentang luka di tubuhnya.
Jika si anak sudah bisa menjawab pertanyaan, atau bahkan tidak bisa menjawab sama sekali, orang tua bisa mengorek informasi dari orang sekitar yang saat itu berada dekat dengan anak. Jika cara ini juga tidak berhasil, orang tua bisa menanyakan langsung pada si pengasuh. Bila perlu, berikan jaminan Anda tidak akan memecatnya jika ia mau berterus terang.
Dengan cara itu, diharapkan dia bisa menceritakan kejadian dengan sebenar-benarnya. Pengasuh yang baik pastinya akan berterus terang menceritakan peristiwa apa pun yang menimpa anak asuhnya. Ia tidak akan menutup-nutupi, bahkan langsung melaporkan saat majikannya datang. Misal, “Bu tadi Adek jatuh dari mainan kuda-kudaan. Tangannya lecet dan saya sudah menetesinya dengan obat luka.”
Saeful Imam
Sumber : NAKITA
Ditulis dalam Artikel | Leave a Comment »
Alam Sumber Inspirasi dan Motivasi
Ditulis oleh Small Fingers di/pada November 13, 2008
Santai sejenak…
Pada jaman peradaban manusia yg sudah semaju skrg ini dan sebagai orang yang selalu bekerja dengan kekuatan kreativitas seperti kita para blogger, saya rasa penting untuk memperlakukan pikiran bukan sebagai sesuatu yang harus di isi dan di jejali penuh2 seperti gudang atau keranjang sampah, tapi kita perlakukan pikiran sebagai sesuatu yang harus dinyalakan atau suatu tanaman yang harus di pupuk dan di tumbuh subur-kan, Sebagai realisasi dari pengembangan EQ (Kecerdasan Emosi).
Tuhan telah menciptakan seluruh alam semesta beserta isinya termasuk manusia dengan arsitektur yang maha hebat dan sempurna-nya, Dengan melihat kebesaran dan keagungannya itu tentu Tuhan Yang Maha Pengasih tidak ingin melihat manusia yang merupaakan wakilnya (khalifah) di bumi menjadi hina-dina, tapi Dia ingin manusia menjadi mulia, makanya di dalam hati setiap manusia diberi dorongan ingin selalu mencapai kemenangan,kemuliaan,keindahan,kesempurnaan, dan dorongan positif lainnya (seperti pada 99 asmaul husna).
Berpikirlah maju dan bercita-cita besar, kita tidak di ciptakan untuk menjadi orang kalah, tapi kita diciptakan sebagai wakil Allah di muka bumi untuk memberikan kemajuan dan kesejahteraan. Setiap langkah dan perbuatan kita di muka bumi haruslah selalu dengan semangat serta optimis akan kemenangan,kesuksesan, dan keberhasilan, ingat Allah berada sedekat urat nadi kita, Dia tidak ingin kita jatuh, Dia ingin kita berhasil dan akan selalu membimbing melalui suara hati kita. Apabila kita jatuh/gagal dalam suatu usaha atau misi apapun ,maka sadarlah bahwa masih banyak ilmu Allah yang belum kita ketahui, lalu pelajari kesalahan dan cari jawaban mengapa gagal, dan lalu bangkit lagi untuk meraih keberhasilan (bagaikan semangat hacker blogger sejati) .Allah yang begitu mencintai kita selalu menunggu kemenangan/kesuksesan kita.
Bila kita sudah menyadari memilikii potensi-potensi hebat dan mulia yang di berikan Allah tersebut, maka pupuklah dan kembangkan terus menjadi Inspirasi dan Motivasi yang kuat sebagai landasan modal melakukan setiap aktivitas dan perjuangan selama hidup. Dan teruslaah bercita-citalah setinggi-tingginya, ingatlah Allah Yang maha Besar yang telah menciptakan hati dan pikiran kita, Dia tidak ingin kita merangkak-rangkak di muka bumi. Gunakan ucapan Allahu Akbar setiap hari yang di kumandangakn dalam setiap shalat dan azan untuk menggetarkan semangat kita untuk selalu menjadi lebih besar sebagai wakil/khalifah dari Yang Maha Besar.
Ingin lebih mengenal potensi diri kita?
Belakangan ini ilmu pengtahuan modern telah menemukan bahwa semua mahluk hidup memiliki alfabet DNA yang sama, yaitu A (Adenine), C (Cytosine), G (Guanine), dan T (Thymine). Dalam struktur helix ganda DNA, basa A berpasangan dengan T, sedangakn C dengan G. Di dalam tubuh setiap manusia diperkirakan terdapat sekitar 100 triyun sel, dan di dalam inti setiap sel terdapat 23 pasang kromosom yang di susun oleh 3 milyar huruf alfabet tadi. Jika DNA di setiap tubuh seorang manusia di rentangkan, maka panjangnya akan lebih dari 600 kali jarak bumi ke matahari..! coba bayangkan, betapa sempurna-nya dan dahsyat-nya mahluk ciptaan Allah ini, yaitu diri kita…karena manusia adalah mahluk kepercayaan-Nya sebagai wakil yang memiliki fungsi “Rahmatan Lil ‘Alamin”
Allah begitu menyayangi kita yang tanpa kita minta selalu memelihara dengan sungguh-sungguh daya hidup dan system kerja seluruh tubuh, sel-sel,syaraf,detak jantung, aliran darah,pencernaan..sejak kita masih dalam kandungan, selagi kita tidur maupun terjaga, maka nikmat apa lagi yang mau di ingkari.
Maka jangan sekali-kali meremehkan diri kita, kita sudah cukup sempurna memiliki modal, bahkan jika setiap komputer di tumpuk di bumi sampai mencapai bulan tidak akan cukup menandingi kesempurnaan system manusia ciptaan Allah ini, jangan sia-siakan kepercayaan Allah ini. Kita dirancang untuk meraih kemenangan, bila kita mendengar suara azan terimalah itu sebagai motivasi langsung dari Allah, dan bila kita melakukan shalat lima waktu, lakukan itu sebagai pengecekan dan pembenahan system jiwa dan pikiran kita sekaligus laporan aktivitas kita kepada Allah atas segala karya kita di bumi sebagai wakil-Nya dan untuk menyerap energi batin tambahan dari rahmat dan kasih-sayangnya supaya hati dan pikiran kita selalu memperoleh ketenangan dan keyakinan karena merasa selalu berdiri dekat dengan Yang Maha Besar dan Maha Sempurna .sehingga timbul kesadaran bahwa ibadah adalah kebutuhan untuk diri kita bukan perintah, ingat Dia Yang Maha Sempurna tak membutuhkan apapun .Agama adalah sumber sempurna penerangan dan pengetahuan hidup untuk meraih kesejahteraan dan keberhasilan , bukan kumpulan peraturan yang membatasi manusia. Allahu Akbar.
Semoga bermanfa’at
Iwan Rachmanto
Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »





